Bismillah, Walhamdulillah, Allahuakbar.
"Allah, tiada tuhan yang berhak disembah melainkan Dia, yang tetap hidup, yang tetap kekal selama-lamanya mentadbir sekalian makhluknya. Yang tidak mengantuk dan tidak tidur, yang memiliki segala yang ada di langit dan yang ada di bumi. Siapa yang akan memohon syafaat (pertolongan) di sisiNya kalau bukan dengan izinNya? Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka, sedangkan mereka tidak mengetahui suatupun dari kandungan ilmu Allah melainkan apa yang Allah kehendaki. Luasnya kursi Allah meliputi langit dan bumi, dan tiadalah menjadi keberatan kepada Allah menjaga serta memelihara kedua alam langit dan bumi itu, dan Dialah Allah Yang Maha Tinggi Lagi Maha Agung." (Surah Al-Baqarah: 255)
Seandainya kita beriman, maka belajarlah untuk menerima. Apalah salahnya untuk mendidik diri sedemikian, setelah sekian lama kita menjadi hamba yang meminta-minta.
Ya... takdir Allah itu merupakan ketentuan yang pasti datang kepada hamba-hambaNya. Itulah pemberian al-Khaliq kepada hambaNya...tidak terhalang, tidak tidak terduga. Bukankah Dia yang lebih Mengetahui sesuatu yang baik bagi hamba-hambaNya? Antara suka dan duka, ada perasaan yang pasti terzahir... mengisi hati, mencorak raut wajah. Namun ketentuanNya tiada tertolak.
Benar... kadangkala tidak mampu membujuk diri menerima takdir, hadirnya benar-benar menduga keimanan yang ada... menggoncang keyakinan hingga kadangkala membuak-buak keraguan. Benar, hadirnya tidak pernah diduga, apatah lagi diminta, menggasak ketenangan hidup, merobek kegembiraan dan akhirnya meghadirkan realiti sedih untuk diterima.
Dah dugaan dariNya... maka bersabarlah.
Cukup indah huruf-huruf langit... mengenalkan manusia kepada khazanah ilmu, menunjukkan manusia denai yang benar untuk disusuri, menjadi dian yang menerangi malam, teman di waktu sunyi, menjadi penawar yang mengubat luka... dan huruf-huruf itulah juga yang mengingatkan manusia, adanya kententuan yang pasti datang... untuk diterima.
Sekadar ingatan buat diri yang selalu lupa...
Maaf salah dan silap.
Bersabar dan bersolatlah... Wassalam.

No comments:
Post a Comment